Langsung ke konten utama

Portofolio (Definisi dan Manfaat)


Definisi Portofolio


Sejumlah  pakar  pendidikan  mengemukakan  rumusan  yang  berlainan  satu  sama  lain. Istilah portofolio  telah banyak didefinisikan oleh para pakar sebagai berikut: Popham,  menyatakan  bahwa portofolio  adalah  sekumpulan  sistematik  tentang  pekerjaan  seseorang.  Dalam  pendidikan, portofolio  mengacu  pada kumpulan  sistematik  mengenai  pekerjaan  peserta  didik.  Sedangkan Genesee  dan  Upshur berpendapat  bahwa  portofolio  adalah sekumpulan pekerjaan peserta didik yang dapat menunjukkan kepada mereka  (juga  bagi  yang  lain)  atas  usaha,  kemajuan,  dan pencapaian mereka  dalam  bidang  studi  tertentu.  Epstein menyatakan  bahwa portofolio,  dalam konteks  kelas  adalah  kumpulan  koleksi  pekerjaan peserta  didik  yang  menunjukkan  penguasaan pengetahuan, keterampilan,  dan  sikap  peserta  didik.  Dikemukakan  oleh  mereka bahwa portofolio dapat berupa file folder, kotak atau wadah. (Suwandi, 2010, hlm.92)

Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat dinyatakan bahwa portofolio adalah kumpulan  hasil karya, pekerjaan atau tugas peserta didik. Karya­karya yang disusun berdasarkan urutan kategori kegiatan peserta  didik  itu  dipilih  dan  dinilai  sehingga  dapat  menggambarkan perkembangan kemampuan atau kompetensi peserta didik.

Portofolio  yang  bertujuan  sebagai  alat  penilaian  hasil  belajar biasanya  berbentuk  sekumpulan hasil  karya  tugas  belajar  yang  telah dilaksanakan  oleh  peserta  didik  sepanjang  kurun  waktu tertentu. Sejumlah  hasil  karya  tersebut  satu  sama  lain  merupakan  tugas  yang saling berhubungan sehingga dapat membentuk karya yang utuh atau tidak.

Manfaat Portofolio

Portofolio memiliki beberapa keuntungan, antara lain: kemajuan belajar siswa dapat terlihat jelas, penekanan pada hasil pekerjaan terbaik siswa memberikan pengaruh positif dalam belajar, membandingkan pekerjaan sekarang dengan yang lalu memberikan motivasi yang lebih besar dari pada membandingkan dengan milik orang lain, keterampilan penilaian sendiri dikembangkan mengarah pada seleksi contoh pekerjaan dan menentukan pilihan terbaik, memberikan kesempatan siswa bekerja sesuai dengan perbedaan individu (misalnya siswa menulis sesuai dengan tingkat level mereka tetapi sama-sama menuju tujuan umum), dapat menjadi alat komunikasi yang jelas tentang kemajuan belajar siswa bagi siswa itu sendiri, orang tua, dan lainnya (Gronlund, 1998, hlm. 158).

Adapun keuntungan penggunaan portofolio secara khusus antara lain, memberikan bukti pekerjaan atau perbuatan berdasarkan pengetahuan yang sesungguhnya telah diperoleh, penilaian catatan atau memberikan gambaran tentang program pelajaran yang perlu ditekankan, catatan kemajuan siswa dalam jangka waktu lama mencerminkan pembelajaran yang cukup lama (Stenmark, 1991, hlm.63).


Referensi:
  • Gronlund, N. E. (1998). Assesment of Student Achievment Sixth Edition. Boston: Allyn and Bacon.
  • Stenmark, J. K. (1991). Math Portofolios: A New Form of Assessment. Teaching K-8, 62-68.
  • Suwandi, S. (2010). Model Asesmen Dalam Pembelajaran. Surakarta: Yuma Pustaka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Pilihan Ganda Variabel, Konstanta, Operator dan Ekspresi Pemrograman C++

1.double angka; . kode program disamping merupakan tipe data… [C3] a.Bilangan bulat b.Bilangan riil c.Logika d.Karakter e.Struktur      2.Dibawah merupakan tipe data bilangan bulat adalah… [C1] a.char b.double c.float d.int e.boolean      3.Tipe data bahasa C++ untuk true false adalah… [C1] a.String b.Char c.Boolean d.Byte

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Definisi Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Saputra, Salikun, & Nugroho, 2014, hlm.31).
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai informasi tentang siswa dan ruang kelas untuk tujuan membuat keputusan instruksional (Sapa’at, 2012. hlm.221).
Dengan dilakukannya penilaian di dalam kelas dapat menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (berupa kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka).
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi tersebut dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Proses penilaian tersebut mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/ madrasah. (Permendikbud No.66 Tahun …

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor

Sebuah kapasitor bentuknya kecil seperti sebuah baterai. Walaupun kapasitor bekerja dengan cara yang sangat berbeda, kapasitor dan baterai keduanya menyimpan energi listrik. Jika kamu pernah membaca bagaimana cara kerja baterai, maka kamu tahu bahwa sebuah baterai memiliki dua buah terminal. Di dalam sebuah baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron-elektron pada ujung satu terminal and menyerap elektron-elektron pada terminal lainnya. Sebuah kapasitor jauh lebih sederhana di bandingkan sebuah baterai, kapasitor tidak dapat menghasilkan elektron-elektron baru -- kapasitor hanya menyimpan elektron-elektron.

Di dalam kapasitor, terminal-terminalnya tersambung ke dua plat logam yang dipisahkan oleh sebuah bahan bukan penghantar listrik, atau dielektrik. Kamu dapat dengan mudah membuat sebuah kapasitor dari dua buah aluminum foil dan satu buah kertas. Itu tidak akan menjadi sebuah kapasitor pada umumnya dalam hal kapasitas penyimpanan, tapi itu akan bekerja.

Secara teori, dielektrik ada…