Langsung ke konten utama

Penilaian Portofolio (Definisi, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan)


Definisi Penilaian Portofolio

Penilaian adalah suatu proses sistematik untuk mengambil keputusan dengan menggunakan data atau informasi yang diperoleh dari hasil pengukuran, baik dengan tes maupun non tes (Wahyudiono, 2012, hlm.62).

Portofolio sebagai kumpulan pekerjaan siswa yang menunjukan usaha, perkembangan dan kecakapan mereka dalam satu bidang atau lebih. Kumpulan ini harus mencakup partisipasi siswa dalam seleksi isi, kriteria isi, kriteria seleksi, kriteria penilaian, dan bukti refleksi diri.

Jadi penilaian portofolio pada dasarnya menilai karya-karya siswa secara individu pada rentang waktu tertentu untuk suatu mata pelajaran. Akhir suatu periode hasil karya tersebut dikumpulkan dan dinilai oleh guru dan peserta didik sendiri. Berdasarkan perkembangan tersebut, guru dan peserta didik sendiri dapat menilai perkembangan kemampuan peserta didik dan terus melakukan perbaikan dan dapat digunakan sebagai balikan untuk membelajarakan mereka kembali.

Karakteristik Penilaian Portofolio

Penilaian portofolio memiliki beberapa karakteristik, yaitu: Merupakan hasil karya siswa yang berisi kemajuan dan penyelesaian tugas-tugas secara terus menerus (continue) dalam usaha pencapaian kompetensi pembelajaran; Mengukur setiap prestasi siswa secara individual dan menyadari perbedaan diantara siswa; Merupakan suatu pendekatan kerjasama; Mempunyai tujuan untuk menilai diri sendiri; Memperbaiki dan mengupayakan prestasi; Adanya keterkaitan antara penilaian dan pembelajaran. (Fajar, 2009, hlm.91)

Berdasarkan dengan karakteristik penilaian portofolio yang telah dikemukakan dapat disimpulkan bahwa penilaian portofolio memiliki karakteristik, seperti: Memberikan siswa kesempatan menilai dirinya sendiri; adanya berkas hasil kerja siswa; Penilaian dilakukan terus menerus sesuai rentang waktu yang diberikan; Sebagai alat komunikasi antara guru, siswa dan pihak terkait.

Kelebihan dan Kekurangan Penilaian Portofolio

Sebagai salah satu bentuk dari sebuah penilaian/asesmen, penilaian portofolio mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan-kelebihan dari penilaian portofolio diantaranya:  Memungkinkan pendidik mengakses kemampuan peserta didik untuk membuat, menulis, menghasilkan berbagai tipe tugas akademik; Memungkinkan pendidik menilai keterampilan/kecakapan peserta didik; Mendorong kolaborasi (komunikasi dan hubungan) antara peserta didik dan pendidik; Memungkinkan pendidik mengintervensi proses dan menentukan  di mana pendidik perlu membantu. Sedangkan kekurangan dalam penilaian portofolio adalah sebagai berikut: Diperlukannya waktu yang relatif panjang dan segera; Pendidik harus tekun, sabar, dan terampil; Tidak ada kriteria yang standar (Rustaman, 2010, hlm.4).

Referensi:
  • Fajar, A. (2009). Portofolio Dalam Pembelajaran IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  • Rustaman, N. Y. (2010). Penilaian Portofolio. FPMIPA dan PPS Universitas Pendidikan Indonesia, 4.
  • Wahyudiono, B. (2012). Ranking 1st Bukan Segalanya. Jakarta: Raih Asa Sukses.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Pilihan Ganda Variabel, Konstanta, Operator dan Ekspresi Pemrograman C++

1.double angka; . kode program disamping merupakan tipe data… [C3] a.Bilangan bulat b.Bilangan riil c.Logika d.Karakter e.Struktur      2.Dibawah merupakan tipe data bilangan bulat adalah… [C1] a.char b.double c.float d.int e.boolean      3.Tipe data bahasa C++ untuk true false adalah… [C1] a.String b.Char c.Boolean d.Byte

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Definisi Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Saputra, Salikun, & Nugroho, 2014, hlm.31).
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai informasi tentang siswa dan ruang kelas untuk tujuan membuat keputusan instruksional (Sapa’at, 2012. hlm.221).
Dengan dilakukannya penilaian di dalam kelas dapat menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (berupa kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka).
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi tersebut dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Proses penilaian tersebut mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/ madrasah. (Permendikbud No.66 Tahun …

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor

Sebuah kapasitor bentuknya kecil seperti sebuah baterai. Walaupun kapasitor bekerja dengan cara yang sangat berbeda, kapasitor dan baterai keduanya menyimpan energi listrik. Jika kamu pernah membaca bagaimana cara kerja baterai, maka kamu tahu bahwa sebuah baterai memiliki dua buah terminal. Di dalam sebuah baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron-elektron pada ujung satu terminal and menyerap elektron-elektron pada terminal lainnya. Sebuah kapasitor jauh lebih sederhana di bandingkan sebuah baterai, kapasitor tidak dapat menghasilkan elektron-elektron baru -- kapasitor hanya menyimpan elektron-elektron.

Di dalam kapasitor, terminal-terminalnya tersambung ke dua plat logam yang dipisahkan oleh sebuah bahan bukan penghantar listrik, atau dielektrik. Kamu dapat dengan mudah membuat sebuah kapasitor dari dua buah aluminum foil dan satu buah kertas. Itu tidak akan menjadi sebuah kapasitor pada umumnya dalam hal kapasitas penyimpanan, tapi itu akan bekerja.

Secara teori, dielektrik ada…