E-Learning (Definisi, Karakteristik, Kelebihan & Kekurangan)


Definisi E-Learning


E-Learning merupakan salah satu metode belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet, atau media jaringan komputer lain (Efendi, 2008, hlm.133).

E-Learning merupakan Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Allen, 2013, hlm.27).

Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa e-learning adalah proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai media belajar.

Karakteristik E-Learning


Karakteristik E-Learning adalah sebagai berikut (Efendi, 2008, hlm.135)
  • Memanfaatkan jasa teknologi elektronik.
  • Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan jaringan komputer).
  • Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials).
  • Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.

Kelebihan dan Kekurangan E-Learning


Sebagai sebuah metode belajar tentu saja e-learning juga memiliki kelebihan dan kekurangan dibandingkan metode belajar yang lain. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan e-learning :

1. Kelebihan E-Learning


E-Learning memiliki banyak kelebihan diantaranya, yaitu lebih mudah diserap, efektif dalam biaya, lebih ringkas, tersedia 24 jam perhari dan 7 hari/minggu (Tjokro, 2009, hlm.187).

Lebih mudah diserap, artinya menggunakan fasilitas multimedia berupa gambar, teks, animasi, suara,video. 

Jauh lebih efektif dalam biaya, artinya tidak perlu insruktur, tidak perlu minimum audiensi, bias dimana saja, bias kapan saja, murah untuk diperbanyak. 

Jauh lebih ringkas, artinya tidak banyak formalitas kelas, langsung pada pokok bahasan, mata pelajaran sesuai kebutuhan. 

Tersedia 24 jam/hari dan 7 hari/minggu, artinya penguasaan materi tergantung pada semangat dan daya serap siswa, bias dimonitor, bias diuji dengan e-test.

2) Kekurangan E-Learning


Berikut ini adalah kekurangan yang biasanya terdapat pada sistem pembelajaran e-learning  (Efendi, 2008, hlm.140):
  • Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan anatar pelajar itu sendiri.
  • Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek social dan sebaliknya membuat tumbuhnya aspek bisnis/komersial.
  • Proses belajar mengajar cenderung kea rah pelatihan daripada pendidikan.
  • Berubahnya peran pengajar dari semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (Information, Communication, and Technology).
  • Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet (mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik, telepon, ataupun komputer).
  • Kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang menguasai internet.
  • Kurangnya penguasaan bahasa komputer.
  • Akses pada komputer yang memadai dapat menjadi masalah tersendiri bagi peserta didik.
  • Peserta didik bias frustasi jika mereka tidak dapat mengakses grafik, gambar, dan video karena peralatan yang tidak memadai.
  • Tersedianya infrastrruktur yang bisa dipenuhi.
  • Informasi dapat bervariasi dalam kualitas dan akurasi sehingga panduan dan fitur pertanyaan diperlukan.
  • Peserta didik dapat merasa terisolasi.

Referensi

  • Allen, M. (2013). Michael's Guide to E-Learning. Canada: John Wiley & Sons.
  • Efendi, N. F. (2008). Pendidikan dalam keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
  • Tjokro, S. L. (2009). Presentasi yang Mencekam. Jakarta: Elex Media Komputindo.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Penilaian Portofolio (Definisi, Karakteristik, Kelebihan dan Kekurangan)