Langsung ke konten utama

Belajar Pemrograman C++ chapter 2 (Tipe Data)


Assalamualaikum sob, melanjutkan postingan sebelumnya pada postingan kali ini saya akan menjelaskan jenis-jenis tipe data yang ada pada pemrograman C++. Berikut tutorialnya. Check this out...

TIPE DATA

Tipe data adalah skrip dalam pemrograman C++ yang berfungsi untuk mendefinisikan jenis dari sebuah nilai di dalam program. Tipe data dibagi menjadi 3 bagian, yaitu : tipe data dasar, tipe bentukan , dan tipe data enumerasi.

1. Tipe Data Dasar

Tipe data dasar dikelompokkan menjadi :
Tipe data bilangan bulat (integer)
Tipe data bilangan real
Tipe data logika (boolean)

a. Tipe data bilangan bulat

Tipe data bilangan bulat adalah tipe data yang mendefinisikan nilai yang tidak memiliki angka dibelakang koma. Misalnya, 10, 24, 1. Yang termasuk tipe data jenis ini adalah sebagai berikut:

Tipe Data
Ukuran dalam bit
Rentang nilai
int
16 atau 32
-32,768 sampai 32,767 atau -2.147.483.648 sampai 2.147.483.647
signed int
16 atau 32
sama seperti int
unsigned int
16 atau 32
0 sampai 65,535 atau
0 sampai 4.294.976.295
short int
16
-32,768 sampai 32,767
signed short int
16
sama seperti short int
unsigned short int
16
0 sampai 65,535
long int
32
-2.147.483.648 sampai 2.147.483.647
signed long int
32
sama seperti long int
unsigned long int
32
0 sampai 4.294.967.295

Contoh:
#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
 int angka; //mendefinisikan variabel angka sebagai tipe data int
 angka = 2; //melakukan inisialisasi variabel angka
 cout << "angka = " << angka;
 cout << endl;
 return 0;
}

Hasilnya adalah







b.Tipe data bilangan real

Tipe data ini adalah tipe data yang digunakan untuk mendefinisikan nilai yang memiliki angka dibelakang koma. Misal, 2,45. Berikut ini adalah yang termasuk tipe data bilangan real.

Tipe Data
Ukuran dalam bit
Rentang
keakuratan
float
32
1,2E-38 sampai 3,4E+38
6 digit dibelakang koma
double
64
2.3E-308 sampai 1,7E+308
15 digit angka dibelakang koma
long double
80
3,4E-4932 sampai 1,1E+4932
19 digit angka dibelakang koma

Contoh:
#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
     float x; //mendefinisikan x sebagai tipe data bilangan float
     x = 2.25;
     cout << "Nilai x adalah " << x << endl;
return 0;
}

Hasilnya adalah






c. Tipe Logika

Tipe data logika adalah tipe data yang mendefinisikan nilai yang hanya memiliki 2 nilai saja, yaitu nilai logika (boolean). yaitu true (benar) dengan angka 1 dan false (salah) dengan angka 0. dinyatakan dengan tipe bool.

d. Tipe data karakter/string

Tipe data jenis ini digunakan untuk mendefinisikan nilai yang berupa karakter huruf. tipe data ini dinyatakan dengan char untuk karakter (satu huruf), dan char* untuk kumpulan huruf. Untuk char menggunakan kutip satu (‘), dan untuk char* menggunakan kutip dua (“). Berikut merupakan tipe data karakter:

Tipe Data
Ukuran dalam bit
Rentang
char
8
-128 sampai 127 atau
0 sampai 255
unsigned char
8
0 sampai 255
signed char
8
-128 sampai 127

Contoh:
#include <iostream>
using namespace std;
int main(){
     char x = 'A';
     char* y = "kata";
     char z[10] = "ujicoba";

     cout << x << endl;
     cout << y << endl;
     cout << z << endl;
return 0;
}

Hasilnya:







2. Tipe Data Bentukan

Tipe data jenis ini adalah tipe data yang dibuat oleh pembuat program sesuai dengan kebutuhan. Yang termasuk tipe data bentukan yaitu, array (larik), struktur, dan enumerasi.

Bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Pilihan Ganda Variabel, Konstanta, Operator dan Ekspresi Pemrograman C++

1.double angka; . kode program disamping merupakan tipe data… [C3] a.Bilangan bulat b.Bilangan riil c.Logika d.Karakter e.Struktur      2.Dibawah merupakan tipe data bilangan bulat adalah… [C1] a.char b.double c.float d.int e.boolean      3.Tipe data bahasa C++ untuk true false adalah… [C1] a.String b.Char c.Boolean d.Byte

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Definisi Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Saputra, Salikun, & Nugroho, 2014, hlm.31).
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai informasi tentang siswa dan ruang kelas untuk tujuan membuat keputusan instruksional (Sapa’at, 2012. hlm.221).
Dengan dilakukannya penilaian di dalam kelas dapat menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (berupa kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka).
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi tersebut dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Proses penilaian tersebut mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/ madrasah. (Permendikbud No.66 Tahun …

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor

Sebuah kapasitor bentuknya kecil seperti sebuah baterai. Walaupun kapasitor bekerja dengan cara yang sangat berbeda, kapasitor dan baterai keduanya menyimpan energi listrik. Jika kamu pernah membaca bagaimana cara kerja baterai, maka kamu tahu bahwa sebuah baterai memiliki dua buah terminal. Di dalam sebuah baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron-elektron pada ujung satu terminal and menyerap elektron-elektron pada terminal lainnya. Sebuah kapasitor jauh lebih sederhana di bandingkan sebuah baterai, kapasitor tidak dapat menghasilkan elektron-elektron baru -- kapasitor hanya menyimpan elektron-elektron.

Di dalam kapasitor, terminal-terminalnya tersambung ke dua plat logam yang dipisahkan oleh sebuah bahan bukan penghantar listrik, atau dielektrik. Kamu dapat dengan mudah membuat sebuah kapasitor dari dua buah aluminum foil dan satu buah kertas. Itu tidak akan menjadi sebuah kapasitor pada umumnya dalam hal kapasitas penyimpanan, tapi itu akan bekerja.

Secara teori, dielektrik ada…