Langsung ke konten utama

Sejarah Internet, HTTP, dan Server-Client

SEJARAH INTERNET

sejarah mengenai internet dimulai pada tahun 1969 yang dilakukan oleh departemen pertahanan Amerika Serikat DARPA (Defence Advance Research Project Agency), yang melakukan riset. Program riset tersebut dinamakan dengan ARPANET,  proyek tersebut  menghubungkan suatu komputer dengan komputer yang lain dengan menggunakan jaringan telepon dan dapat diaplikasikan pada jarak yang tak terhingga. Pada awalnya proyek ini dilakukan sebagai tujuan militer dan mengantisipasi apabila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi di satu tempat.

Diperkenalkanlah ARPANET pada tahun 1972, tidak lama setelah itu proyek ini berkembang pesat keseluruh daerah, dan hal ini membuat ARPANET menjadi kesulitan untuk mengaturnya.Oleh karena itu dipecahlah ARPANET menjadi dua yaitu ARPANET untuk tujuan pendidikan dan MILNET untuk tujuan militer. pada tahun 1977 sudah lebih dari 111 perangkat komputer yang terhubung ke ARPANET. Awal tahun 1980-an komputer pribadi mewabah di dunia dan menjadi bagian dari kelangsungan hidup manusia, dan pada tahun ini ARPANET tercatat mempunyai 213 host yang terhubung.

Pada tahun 1980 juga disediakan layanan berupa e-mail, mailing list, dan FTP (File Transfer protokol). Tahun 1982 istilah internet mulai diperkenalkan, dan TCP/IP digunakan sebagai protokol universal. Tahun 1986 diperkenalkanlah sistem nama domain, yang sekarang ini dikenal dengan sebutan DNS (Domain Name System). ARPANET dibubarkan pada tahun 1990, dan pada tahun 2004 jumlah host internet mencapai 5 juta.

HTTP

HTTP atau hypertext transport protocol adalah protokol yang digunakan untuk komunikasi antar web/ jaringan, yaitu jaringan komputer client dan komputer server, http sendiri berfungsi sebagai protokol yang dimanfaatkan untuk melakukan transfer halaman atau dokumen dalam WWW atau World Wide Web.

Server-Client

client merupakan komponen yang akan menyiapkan data yang akan dimasukkan oleh pengguna. Contohnya seperti mozila firefox, kemudian hasil dari permintaan tersebut akan diproses oleh server dan kemudian hasilnya akan dikembalikan lagi pada client dan client pun akan menerima hasilnya kemudian ditampilkan pada pengguna.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

http://www.anneahira.com/http.htm

http://id.wikipedia.org/wiki/Klien-server

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Pilihan Ganda Variabel, Konstanta, Operator dan Ekspresi Pemrograman C++

1.double angka; . kode program disamping merupakan tipe data… [C3] a.Bilangan bulat b.Bilangan riil c.Logika d.Karakter e.Struktur      2.Dibawah merupakan tipe data bilangan bulat adalah… [C1] a.char b.double c.float d.int e.boolean      3.Tipe data bahasa C++ untuk true false adalah… [C1] a.String b.Char c.Boolean d.Byte

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Definisi Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Saputra, Salikun, & Nugroho, 2014, hlm.31).
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai informasi tentang siswa dan ruang kelas untuk tujuan membuat keputusan instruksional (Sapa’at, 2012. hlm.221).
Dengan dilakukannya penilaian di dalam kelas dapat menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (berupa kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka).
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi tersebut dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Proses penilaian tersebut mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/ madrasah. (Permendikbud No.66 Tahun …

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor

Sebuah kapasitor bentuknya kecil seperti sebuah baterai. Walaupun kapasitor bekerja dengan cara yang sangat berbeda, kapasitor dan baterai keduanya menyimpan energi listrik. Jika kamu pernah membaca bagaimana cara kerja baterai, maka kamu tahu bahwa sebuah baterai memiliki dua buah terminal. Di dalam sebuah baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron-elektron pada ujung satu terminal and menyerap elektron-elektron pada terminal lainnya. Sebuah kapasitor jauh lebih sederhana di bandingkan sebuah baterai, kapasitor tidak dapat menghasilkan elektron-elektron baru -- kapasitor hanya menyimpan elektron-elektron.

Di dalam kapasitor, terminal-terminalnya tersambung ke dua plat logam yang dipisahkan oleh sebuah bahan bukan penghantar listrik, atau dielektrik. Kamu dapat dengan mudah membuat sebuah kapasitor dari dua buah aluminum foil dan satu buah kertas. Itu tidak akan menjadi sebuah kapasitor pada umumnya dalam hal kapasitas penyimpanan, tapi itu akan bekerja.

Secara teori, dielektrik ada…