Langsung ke konten utama

BELAJAR DARI KEGAGALAN

Kegagalan adalah suatu hal yang biasa dialami oleh seyiap orang,dan banyak orang menganggap bahwa kegagalan adalah akhir dari segalanya.Tapi ada juga orang yang menganggap bahwa kegagalan dapat membuat semangat kita semangat. Benarkah itu....!? jawabannya itu tergantung pada diri sendiri karena banyak orang yang gagal dalam suatu hal kemudian menyerah begitu saja.Tapi banyak tokoh besar yang sukses setelah mengalami banyak kegagalan.Contohnya adalah Thomas alfa edison, beliau adalah penemu bola lampu yang pada awalnya dianggap bodoh oleh gurunya, karena hal tersebut dia dikeluarkan dari sekolahnya. Karena tidak ada sekolah yang mau menerimanya, ibunya memutuskan untuk mengajarinya sendiri.

Karirnya diawali setelah ia membaca sebuah buku berjudul School of Natural Philosopy karya RG Parker tang isinya adalah petunjuk praktis untuk melakukan eksperimen dirumah dan Dictionary of Science.Penemuan Thomas Alfa Edison yang terbesar adalah lampu pijar,tapi sebenarnya ia telah menemukan berbagai macam alat dan telah dipatenkan. Penemuannya yang telah dipatenkan sebanyak 1093 buah.

Pada saat menemukan lampu pijar ia banyak mengalami kegagalan sebanyak 9998. Ketika percobaan yang ke 9999 ia berhasil membuat lampu pijar uang menyala dengan sempurna.ketika dia berhasil, dia sempat ditanya : apa kunci keberhasilannya. Thomas alfa edison menjawab : "SAYA SUKSES, KARENA SAYA TELAH KEHABISAN APA YANG DISEBUT KEGAGALAN".Bayangkan dia telah mengalami banyak kegagalan. Bahkan saat ia ditanya apakah ia tidak bosan dengan kegagalannya.Thomas Alfa Edison, menjawab : "DENGAN KEGAGALAN TERSEBUT, SAYA MALAH MENGETAHUI RIBUAN CARA AGAR LAMPU TIDAK MENYALA". Luar biasa, Thomas Alfa Edison melihat kegagalan sebagai suatu hal yang positif dan bermanfaat.

Pola pikir Thomas Alfa Edison ini membuat banyak orang bersemangat bahkan mau mendanai proyek gagalnua tersebut. Mungkin apabila kita ingin sukses dan sehebat dia kita jugaharus mampu memiliki sifat yang pantang menyerah, bukan hanya diucapkan saja tapi harus dilakukan.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua...!!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Pilihan Ganda Variabel, Konstanta, Operator dan Ekspresi Pemrograman C++

1.double angka; . kode program disamping merupakan tipe data… [C3] a.Bilangan bulat b.Bilangan riil c.Logika d.Karakter e.Struktur      2.Dibawah merupakan tipe data bilangan bulat adalah… [C1] a.char b.double c.float d.int e.boolean      3.Tipe data bahasa C++ untuk true false adalah… [C1] a.String b.Char c.Boolean d.Byte

Penilaian (Definisi, Prinsip dan Tujuan)

Definisi Penilaian Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik (Saputra, Salikun, & Nugroho, 2014, hlm.31).
Penilaian adalah proses pengumpulan berbagai informasi tentang siswa dan ruang kelas untuk tujuan membuat keputusan instruksional (Sapa’at, 2012. hlm.221).
Dengan dilakukannya penilaian di dalam kelas dapat menjawab pertanyaan tentang sebaik apa hasil atau prestasi belajar peserta didik. Hasil penilaian dapat berupa nilai kualitatif (berupa kata-kata) dan nilai kuantitatif (berupa angka).
Proses pengumpulan dan pengolahan informasi tersebut dilakukan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Proses penilaian tersebut mencakup: penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan ujian sekolah/ madrasah. (Permendikbud No.66 Tahun …

Bagaimana Cara Kerja Kapasitor

Sebuah kapasitor bentuknya kecil seperti sebuah baterai. Walaupun kapasitor bekerja dengan cara yang sangat berbeda, kapasitor dan baterai keduanya menyimpan energi listrik. Jika kamu pernah membaca bagaimana cara kerja baterai, maka kamu tahu bahwa sebuah baterai memiliki dua buah terminal. Di dalam sebuah baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron-elektron pada ujung satu terminal and menyerap elektron-elektron pada terminal lainnya. Sebuah kapasitor jauh lebih sederhana di bandingkan sebuah baterai, kapasitor tidak dapat menghasilkan elektron-elektron baru -- kapasitor hanya menyimpan elektron-elektron.

Di dalam kapasitor, terminal-terminalnya tersambung ke dua plat logam yang dipisahkan oleh sebuah bahan bukan penghantar listrik, atau dielektrik. Kamu dapat dengan mudah membuat sebuah kapasitor dari dua buah aluminum foil dan satu buah kertas. Itu tidak akan menjadi sebuah kapasitor pada umumnya dalam hal kapasitas penyimpanan, tapi itu akan bekerja.

Secara teori, dielektrik ada…